Arti mencintai
Mencintai seseorang bukanlah ketika dirimu berkehendak memiliki dirinya dengan mengatakan bahwa kau mencintainya,,,
Tetapi mencintai seseorang adalah ketika engkau siap melepaskannya demi bahagianya,,,
Mencintai seseorang bukan pula ketika dirimu berkehendak mendengarkan kebersediaannya mendampingimu untuk waktu yang engkau sendiri tak tahu akan halnya,,,
Tetapi mencintai seseorang adalah ketika dirimu merelakan dia untuk tidak berada disampingmu selamanya demi bahagianya,,,
Mencintai seseorang bukanlah ketika dirimu, dengan angkuhnya, menjadi penyebab menetesnya air mata dari kedua matanya,,,
Tetapi mencintai seseorang adalah ketika engkau memeluknya erat, melindungi dirinya dari perasaan kecewa dan sakit hati,,,
Mencintai seseorang bukanlah ketika dirimu berada disampingnya ketika kau berjalan meniti hidup,,,
Tetapi mencintai seseorang adalah ketika dirimu merelakan tubuhmu, menjadi pilar yang melindungi dirinya, memastikan bahwa esok dia akan tetap bahagia, seperti terakhir kali kau lihat senyumannya,,,
Mencintai seseorang bukan suatu hal yang mudah dilakukan, maka itu sebelum kau putuskan untuk mencintai seseorang, pastikan bahwa kau cukup tangguh untuk menjadi orang yang rela melepasnya kelak, demi bahagianya,,,
tetaplah kau seperti adanya
Dan kau, sampai sekarang, tetap dengan senyummu yang seringkali begitu riang kusaksikan,,,
Seolah tiada kekecewaan tersimpan dihatimu, tanpa suram,,,
Ah, rasanya tak sedikitpun kan ku relakan, setitik air mata membahasahi pipimu,,,
Ingin selalu kupastikan kau tersenyum, di duniamu yang riang, dan dengan senyumanmu itu, kau terangkan pula duniaku,,,
Seperti matahari, yang menghangatkan bumi setelah dinginnya malam, meski tak kan pernah mereka bertemu,,,
Begitu pula dirimu, kubiarkan kau terbang, layaknya seorang dewi yang memiliki sayap putih yang berbulu lembut,,,
Kau kelilingi padang bunga itu, sesekali menoleh kepadaku, dan lagi-lagi, tersenyum padaku,,,
Cukuplah itu menutupi seluruh duka dan laraku,,,
adakah kau
tak kan kutuliskan semua rasa jika hanya kan hilang tersapu waktu
tak kan kugoreskan tinta jika hanya kan sirna tersengat mentari
tak kan kukatakan asa jika hanya kan kudapati diriku dalam kesunyian
seumpama diri dapat menjadi mimpi, ku ingin menjadi mimpi indah yang kan menghias setiap malammu.
seumpama diri dapat menjadi angan, ku ingin menjadi harapan untuk mu.
seumpama diri dapat menjadi angin. ku ingin menyapu semua gelisah yang ada didalam hatimu.
seumpama diri dapat menjadi awan, ku ingin naungi dirimu hingga terik mentari tak menyakitimu
mimpi yang dulu ada, seolah hilang tak tentu rimbanya.
angan yang dulu ada, kini sirna ditelan masa
angin yang dulu lembut, kini mengoyak hingga tak bersisa
awan yang dulu putih, kini gelap membawa petaka
ah seandainya semuanya indah seperti surga
tak kan kurasakan gelisah dihati yang seperti ini….
Heart | Comment (0)Kenapa
kenapa harus mencintainya?
kenapa harus menginginkannya?
kenapa harus memimpikannya?
kenapa harus merindukannya?
benarkah dia cintamu?
benarkah dia inginmu?
benarkah dia mimpimu?
benarkah dia rindumu?
sebelum kau jawab, coba tanyakan kembali pada hatimu.
sebelum kau jawab, tanyakan sekali lagi pada hatimu
sebelum kau jawab, renungkan kembali jawabanmu
dan sebelum kau jawab, coba tanyakan sekali lagi
benarkah dia cintamu?
benarkah dia inginmu?
benarkah dia mimpimu?
benarkah dia rindumu?
Jika
jika kau mencintainya, maka jagalah dirinya.
jika kau mencintainya, maka hormati dirinya.
jika kau mencintainya, maka lihatlah kedalam hatinya adakah kau disana?
jika kau tak mendapati dirimu didalam hatinya
dan jika saat ini kau masih tetap mencintainya
maka relakan dirinya bersama seseorang yang sekarang ada didalam hatinya.
jika kau mendapati dirimu ada didalam salah satu sekat hatinya,
lihatlah lebih dalam lagi,
adakah orang lain didalam sana?
jika kau mendapatinya, maka berikan ruangmu untuknya,
sebab satu hati cukup besar untuk menampung semua rasa,
tapi tak cukup untuk menampung dua cinta.
jika kau mencintainya, jangan kau katakan padanya.
sebab dengan mengatakan bahwa kau mencintainya, maka kau telah membuka satu pintu perpisahan untuknya.
jika kau mencintainya, jangan pernah biarkan air mata jatuh dari kedua matanya karena duka.
jika kau mencintainya, tanyakan pada dirimu sendiri, bisakah kau menjamin bahagianya?
dapatkah kau membahagiakan dirinya?
jika kau mencintainya, maka biarkanlah dia terbang melayang menuju kebahagiaanya dengan kebebasannya.
jika kau mencintainya, jangan kau kurung dia dalam hatimu.
jika kau mencintainya, maka tetaplah mencintainya…..
Heart | Comment (0)Another pity
Aku titipkan dia padamu
orang yang pernah sejalan denganku
pernah sehati denganku
Aku akan bisa berkata aku bahagia
jika aku melihat senyum telah terlukis di bibirnya
Usaplah peluhnya ketika dia lelah
peluklah dia, ketika dia mulai rapuh
dengarkanlah semua keluh kesahnya
sayangi dia seperti dia pernah menyayangiku
bagiku dia adalah an angel
bagiku dia adalah separuh nyawaku
aku akan merasakan sakit jika kau sakiti dia
restu Tuhan yg telah memisahkan kita
tapi bagaimanapun juga aku berterimakasih padaMu Tuhan
untuk waktu yg telah kau berikan pdku agar aku bisa mengenal dia
agar aku bisa menyayanginya
agar aku bisa memeluknya
sampaikan maafku pada dia
jika selama aku bersamanya tak pernah dia rasakan bahagia
dan untukmu teman
sekali lagi aku titip dia….
by : unknown (if someone knows who wrote this, please let me know,,,)
Heart | Comment (0)Untuk mereka yang hidup
Bila kau bertanya padaku
Kenapa dedaunan itu berjatuhan?
Kan ku jawab
Mereka berjatuhan agar dapat menyembuhkan tanah yang sakit
Bila kau bertanya padaku
Kenapa ada musim penghujan?
Kan ku jawab
Agar dedaunan itu dapat tumbuh kembali
Bila kau lanjut bertanya padaku
Kenapa daun itu begitu hijau?
Jawabku,
Karena daun itu penuh dengan kehidupan
Bila kau bertanya lagi padaku
Kenapa musim semi harus berhenti?
Jawabku,
Agar dedaunan itu bisa berjatuhan
Bila kau bertanya padaku untuk yang terakhir kalinya
Kemanakah dia pergi
Maka akan kujawab
Kau tak kan dapat menemuinya lagi
Dia telah ke surga
//Selamat jalan sahabat, temuilah Tuhanmu dengan ria! Semoga,,,
Diajeng | Comment (0)Sajak Izazil Menggugat
Kesedihanmu adalah kebahagiaanku
Karena sungguh kecemerlangan hatimu membuatku ingin membunuhmu!!
Gunakan saja otakmu dan kepongahanmu Jangan hatimu
Pasti kita akan bertemu!!
Sungguh kemapanan dan kebenaran itu membosankan!
Ikuti aku
akan ku tenggelamkan kamu
dalam kelam dan dinginnya lautan kebencian yang memabukkan
Jika tak kamu padamkan lentera hatimu
Aku akan membuatmu melakukannya
Jika kamu padamkan lentera hatimu
Aku akan taburi hatimu
dengan peluh kemaksiatan yang kamu kira kebenaran,,,,
Cinta kebenaran berbuih hanya dimulutmu, tidak hatimu
Mabuk, kamu robek kebenaran dengan kerinduan akan aku
Terkutuklah engkau diseluruh nadimu, seperti aku
Otakmu berkata benar
Hatimu ragu
Jiwamu bergumam bahagia
Ruhmu meregang binasa
Turuti aku
Biar kulipat jiwamu untuk makan malamku
Kau toreh jiwamu dengan api ketololan
Tanpa perlu aku nahkodai
Setiap hembusan nafas, kamu hitam dan kelamkan jiwamu
Kamu bunuh hatimu dengan ibadahku
Engkau sungguh membuatku rindu,
Jika kita nanti bertemu, akan kuzinahi hatimu dibibir neraka,,,
from: quotation in Membuat dan Membasmi Worm-Virus (Tri Amperiyanto, Elexmedia Komputindo)
Contemplate | Comment (1)Lullaby Song : Tak lelo ledhung,,,
Entah apa judulnya – Tak lelo ledung kayaknya,,,
Sebuah lagu yang menggambarkan jalinan antara kasihsayang seorang ibu kepada anaknya,,, Mungkin salah satu diantaranya adalah anda dan ibu anda,,,
Ingatlah ibu anda, bila anda sekarang sudah berada jauh dari ibu anda, sempatkan untuk telfon atau paling tidak memberi kabar untuk beliau, Ibu anda disana merindukan anda,,,
Bila ibu anda sudah tiada, kirimkan kepadanya doa, sebab hanya 3 hal yang akan dibawa mati seorang manusia, salah satunya adalah anda dengan doa anda untuknya,,,
Ini dia liriknya :
tak lelo lelo lelo ledung
cup menenga aja pijer nangis
anakku sing ayu rupane
nek nangis ndak ilang ayune
tak gadang bisa urip mulyo
dadiyo wanito utomo
ngluhurke asmane wong tuwa
dadiyo pendekaring bangsa
wis cup menenga anakku
kae mbulane ndadari
kaya butho nggegilani
lagi nggoleki cah nangis
tak lelo lelo lelo ledung
enggal menenga ya cah ayu
tak emban slendang batik kawung
yen nangis mundak ibu bingung
tak lelo lelo ledung”
//Ibu maafkanlah anakmu,,,
Contemplate, Heart | Comment (0)Wajah baru,,,
As for my heart changing, so do my blog’s theme,,,
Begitulah kira-kira, yang sebelumnya menggunakan theme bernamakan Regulus, sekarang menggunakan theme Mandigo yang dibuat oleh Pakdhe Tom. Terima kasih ya Pakdhe untuk theme-nya yang cantik, gratis lagi,,,
Buat temen-temen yang kebetulan sempet mampir ke sini : How does it look? Nice isn’t it? Kasi komen yak. Makasih…
Diajeng | Comment (0)